KARAKTER PEMIMPIN – 2

KARAKTER PEMIMPIN

Seorang pemimpin adalah seseorang yang mampu mewujudkan mimpi/visi   kelompok yang dipimpinnya menjadi kenyataan. Bukan visi pribadi yang dipaksakan menjadi visi kelompok.

Menjadi seorang pemimpin adalah keharusan, karena setiap orang dipanggil dan  ditetapkan untuk menjadi pemimpin. Para Suami menjadi pemimpin/Raja.  di tengah keluarga, Isteri menjadi ratu rumah tangga, anak-anak menjadi pemimpin atas dirinya sendiri, seorang direktur menjadi pemimpin di perusahaannya dan sebagainya. Yang menjadi pertanyaan, kualitas seperti apa yang akan kita bawa ke tengah-tengah orang yang kita pimpin.

Seorang pemimpin akan mencerminkan karakter apa yang ada dalam dirinya kepada orang yang dipimpinnya. dan karakter tersebut dapat menjadi contoh atau panutan tergantung sebesar apa pengaruh dari pemimpin tersebut.

Pemimpin menurut skalanya, memiliki berbagai bentuk. Diawali dari diri sendiri, keluarga, sampai pada presiden yang merupakan pemimpin terbesar suatu negara. Tetapi perlu ditekankan bahwa tidak semua pemimpin memiliki kepemimpinan yang baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pemimpin itu berbeda dengan kepemimpinan. Pemimpin merujuk pada status orang dalam tanggung-jawabnya, sedangkan kepemimpinan merupakan pola sifat, perilaku, dan seluruh kebijakan yang diambil oleh pemimpin.

Kebijakan yang diambil oleh pemimpin haruslah kebijakan yang bersifat adil. Walaupun adil bagi sebagian orang bersifat normatif, tetapi harus ada acuan dan landasan yang wajib dipegang teguh. Al Qur’an nur karim. Sumber dari segala sumber hukum yang mengatur segala sisi kehidupan manusia terkait hubungannya dengan Allah dan hubungannya dengan sesama manusia serta hubungannya dengan ciptaan Allah lainnnya.

Kebijakan juga tidak seharusnya diambil hanya berdasarkan suara terbanyak dan dominasi tertentu, karena belum tentu kebijakan yang diambil dengan cara ini akan mencerminkan keadilan. Apalagi bila secara mayoritas orang-orang yang terlibat di dalam penentuan kebijakan adalah orang yang tidak memenuhi syarat secara kapasitas, kapabilitas dan kualitas keimanan yang baik.

Ada baiknya kita telisik beberapa sifat nabi yang membawa pada teladan kepemimpinan:

1.Shidiq atau benar. Artinya benar karena segala tindak tanduk sikap dan perbuatan dari pemimpin dilandasi kebenaran. Nabi Muhammad menjalankan seluruh aktivitas hidupnya bersadarkan perintah Allah yang merupakan sumber kebenaran. Bagi pemimpin sekarang, jalan terbaik untuk mendekati kualitas kepemimpinan nabi dapat dilakukan hanya dengan menggunakan acuan yang sama, yaitu Al-Qur’an dan Hadist nabi.
2.Amanah atau dapat dipercaya. Semenjak kecil gelar Al-Amin sudah melekat di pribadi Nabi Muhammad. Bahkan kaum kafir qurais juga mengakui kejujuran dan sifat amanah nabi. Coba bayangkan apabila pemimpin tidak dapat dipercaya, akan sulit sekali untuk bisa menjalankan kebijakan yang ditetapkan pemimpin tersebut.
3.Fathonah atau Cerdas. Pemimpin harus cerdas sebagai syarat dalam pengantisipasi segala permasalahan yang mungkin akan muncul dan mempunyai dan yang paling penting adalah cerdas dalam artian mampu membuat solusi atas berbagai permasalahan yang ada melalui berbagai sudut pandang.
4.Tablig atau penyampaikan. Selain ketiga sifat yang disebutkan diatas, pemimpin harus bisa menyampaikan dan mensosialisasikan segala kebijakan yang diambil. Bagaimanapun juga masyarakat yang dipimpinnya harus mengerti dan memahami bagaimana pentingnya suatu kebijakan dan bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat. Proses ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat yang telah mengerti dan memahami kebijakan untuk bisa berperan aktif dalam mencapai tujuan terkait kebijakan yang diambil.

Dalam bentuk yang paling sederhana dan skala yang paling kecil, kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri. Jadi teladan kepemimpinan nabi bisa menjadi inspirasi untuk kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pada skala yang lebih luas, sifat dasar ini tentunya akan lebih memberi manfaat bagi masyarakat yang lebih luas pula.

Beberapa contoh karakter pemimpin yang dapat diterima secara umum

Seorang remaja ataupun dewasa, suatu saat kelak pasti akan menjadi pemimpin. Bisa jadi sebagai pemimpin teman teman, pemimpin keluarga, pemimpin organisasi maupun suatu perusahaan. Pemimpin yang sukses tidak pernah luput dari karakteristik terbaik mereka sebagai figur yang di butuhkan.
Untuk itu berikut 6 kualitas penting yang Anda butuhkan agar menjadi the “best leader” dalam memimpin yang tidak terlepas dari sifat nabi yang membawa pada teladan kepemimpinan.

1. Berlaku rasional. Bersikap rasional berarti memadukan harapan dan kebutuhan anda dengan harapan dan kebutuhan orang lain dan organisasi. Ini berarti Anda harus terbuka terhadap umpan balik dan kritik , berperilaku etis, mengambil pendekatan pemecahan masalah dan merasa nyaman dengan diri anda sendiri. Seluruh kualitas ini biasanya ada pada pemimpin yang efektif.

2. Pikirkan ide ide Anda kemudian komunikasikan. Pemimpin yang efektif menghabiskan banyak waktu untuk berpikir dan kemudian menyampaikan hasilnya secara jelas dan persuasif. Tiga ketrampilan penting dari aspek kepemimpinan ini adalah (1) kapasitas untuk menganalisa dan memikirkan tuntas situasi yang kompleks, (2) kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan (3) keberanian untuk mendorong tercapainya hasil yang baik.

3. Kembangkan ketrampilan manusia dan produktivitas. Ketrampilan lain untuk kepemimpinan yang efektif adalah berkaitan dengan manusia dan produktivitas. Ketrampilan yang berkaitan dengan manusia adalah ketrampilan anda dalam menghadapi orang sehingga mereka melakukan hal-hal yang perlu dilakukan.
Ketrampilan yang berkaitan dengan produktivitas meliputi kemampuan mengelola suatu usaha untuk memberikan hasil yang baik melalui penggunaan anggaran, peralatan, properti dan sebagainya dengan efisien.

4. Lawanlah keinginan untuk memiliki masalah orang lain. Anda tidak boleh mengambil alih persoalan orang lain, maka jangan membuang waktu dengan mencemaskannya. Apa yang dapat anda lakukan adalah membantu orang lain untuk mengerti lebih banyak mengenai masalahnya sendiri dan mendorongnya untuk bertindak positif untuk memecahkannya. Jangan biarkan diri anda menjadi korban masalah orang lain.

5. Bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Belajarlah untuk menerapkan tenaga anda dengan cara yang
terencana. Ini dapat dilakukan dengan memfokus pada masalah yang memerlukan keahlian anda, bukan masalah yang dapat ditangani secara efektif oleh orang lain. Belajar untuk mengelola waktu anda lebih efektif dan kembangkan keseimbangan yang baik antara pekerjaan dan hal-hal lain dari hidup anda.
Jalankan sistem manajemen waktu. Kebanyakan dari kita punya cukup waktu untuk melakukan apa yang ingin kita lakukan, dengan syarat kita merencanakan bagaimana sebaiknya menggunakan waktu. Orang biasanya punya waktu jika mereka mengelola waktu yang mereka miliki dengan lebih baik.

6. Kembangkan suatu sikap sukses. Pemimpin dan manajer yang sukses melihat diri mereka sukses.
Ciptakan alur yang jelas di dalam otak bahwa Anda adalah orang yang benar benar sukses. Anda dapat membantu diri anda menjadi sukses dengan mengambil sikap positif. Cobalah mengarahkan tenaga dan pikiran anda pada pengembangan sikap ini. Berfokuslah pada pencapaian hasil.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: